Postingan

Menampilkan postingan dengan label dakwah politik

Proyek IKN Kolaborasi Antara Kebijakan Populis Dan Kepentingan Oligarki

Gambar
Proyek IKN Kolaborasi Antara Kebijakan Populis Dan Kepentingan Oligarki Oleh : Siti Rima Sarinah   Dorongan untuk segera memanfaatkan gedung-gedung yang sudah dibangun di IKN mulai menguat. Salah satu opsinya dengan menempatkan Aparatur Sipil Negara (ASN) agar bangunan yang sudah berdiri tidak mubazir. Sebab, sudah menjadi rahasia umum pembangunan gedung-gedung dan infrastruktur di IKN telah menyedot anggaran degan jumlah yang sangat fantastis.  Direktur Indonesia Political Review (IPR), Iwan Setiawan menilai bahwa asumsi pemanfaatan awal IKN dapat menghemat anggaran tidak sepenuhnya akurat. Pasalnya, mobilisasi ASN ke IKN justru menambah beban fiskal pemerintah. Sehingga bukan hanya sekadar perpindahan dengan memanfaatkan infrastruktur yang sudah tersedia. Melainkan membutuhkan biaya tambahan untuk relokasi pegawai, penyediaan hunian hingga dukungan logistik lainnya, dan biaya tambahan tersebut bukanlah jumlah yang sedikit (kompas.com,02/04/2026). Dari awal proyek perpindahan...

Menulis Politik Untuk Mewujudkan Perubahan Dunia

Gambar
Menulis Politik Untuk Mewujudkan Perubahan Dunia Oleh: Siti Rima Sarinah Sebagian orang mungkin alergi mendengar “kata politik”. Pasalnya, politik dimaknai dengan kekuasaan yang menghalalkan segala cara. Hal ini membuat orang enggan untuk berkecimpung di dunia politik, bahkan anti dengan politik itu sendiri. Pemahaman bahwa politik itu kotor dan menghalalkan segala cara memang sangat nyata dalam kehidupan kita, dengan sistem pemerintahan yang kita hidup dan diatur dengannya. Betapa tidak, begitu banyak kekecewaan dan kesengsaraan yang berujung pada kemiskinan sistemik yang telah dirasakan rakyat akibat sistem politik hari ini. Walaupun negeri ini telah bergonta-ganti wajah pemimpin, namun masih dengan sistem politik pemerintahan yang sama. Sehingga kondisi negeri ini pun tetap sama, bahkan semakin terpuruk. Hutang negara semakin menggunung dan pajak yang dibebankan kepada rakyat pun semakin mencekik. Tak ada wujud kata sejahtera dan makmur yang nampak di hadapan rakyat; yang ada hanyal...