Postingan

Menampilkan postingan dengan label industri

Menimbang Penutupan Prodi, Antara Kebutuhan Industri dan Amanah Ilmu

Gambar
Menimbang Penutupan Prodi, Antara Kebutuhan Industri dan Amanah Ilmu Oleh: Siti Rima Sarinah Wacana penutupan program studi (prodi) yang dianggap tidak relevan dengan dunia industri oleh Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendiktisaintek) menjadi tanda tanya. Badri Munir Sukoco selaku Sekretaris Jenderal Kemendiktisaintek mengungkapkan rencana penutupan prodi akan dilakukan dalam waktu dekat dan meminta kerelaan pihak perguruan tinggi untuk melakukan penyeleksian prodi apa saja yang perlu ditutup. Langkah ini diambil sebagai upaya untuk menekan kesenjangan antara lulusan perguruan tinggi dengan kompetensi yang dibutuhkan oleh dunia industri. Kemendikti mencatat setiap tahunnya kampus meluluskan hingga 1,9 juta sarjana. Namun, lulusan tersebut kesulitan mendapatkan pekerjaan karena kebutuhan lapangan industri tidak sesuai dengan latar belakang pendidikan mereka. Untuk mengantisipasi kesenjangan ini, prodi yang difokuskan hanya meliputi energi, pangan, kesehatan, p...

Kampus dalam Kendali Kapital

Gambar
Kampus dalam Kendali Kapital Oleh : Hadi Irfandi, S. Pd. Rencana pemerintah untuk menutup program studi yang dianggap tidak relevan dengan kebutuhan industri menandai pergeseran besar arah pendidikan tinggi di Indonesia. Kampus tidak lagi diposisikan sebagai ruang pembentuk cara berpikir dan peradaban, melainkan semakin didorong menjadi penyedia tenaga kerja yang siap pakai. Kebijakan ini berangkat dari kekhawatiran atas tingginya jumlah lulusan sarjana yang tidak terserap dunia kerja. Setiap tahun, sekitar 1,9 juta lulusan perguruan tinggi dihasilkan, namun banyak di antaranya kesulitan mendapatkan pekerjaan karena kompetensi yang tidak sesuai dengan kebutuhan industri. Karena itu, pemerintah berupaya mengurangi kesenjangan tersebut dengan menutup program studi yang dinilai tidak memiliki keterkaitan langsung dengan sektor-sektor prioritas seperti energi, pangan, kesehatan, hingga digitalisasi dan manufaktur maju. Namun demikian, pendekatan ini juga menyederhanakan persoalan. Ketidaks...